Berita >> >> Dunia Bisnis

FTA ASEAN-China Ancam Industri Kecil
BERITA - dunia-bisnis.infogue.com - Finance


Foto: dok. Finance Jakarta - Penerapan Free Trade Agreement (FTA) ASEAN-China bisa berdampak signifikan memukul industri kecil dan padat karya.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Studi Asia Pasifik Universitas Gadjah Mada Sri Adiningsih dalam Seminar Indonesia Economic Outlook 2010 di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (21/12/2009).

Menurut Sri, FTA ASEAN-China berpotensi membuat industri kecil di Indonesia gulung tikar karena belum bisa bersaing dengan produk-produk dari Cina.

"Kekhawatiran saya, menunjukkan pengusaha yang tidak dapat bersaing dengan produk Cina banyak yang gulung tikar. Saya kira pantas melihat Afrika Selatan, banyak yang ambruk karena tidak bisa bersaing dengan Cina karena banyak yang belum siap," ujar Sri.

Dampak tersebut, tambah Sri, akan semakin besar jika menimpa dengan industri padat karya karena akan menimbulkan masalah sosial dengan banyaknya pengangguran. "Mungkin bisa saja masuk ke mikro informal tapi itu kan belum menjamin kehidupan yang layak," jelas Sri.

Oleh karena itu, ujar Sri, pemerintah diharapkan untuk menegosiasi ulang rencana FTA terhadap industri yang belum siap. Selain itu, memberikan dukungan agar produk Indonesia bisa bersaing dengan produk Cina maupun negara lain.

"Pemerintah memberikan dukungan untuk mempersiapkan pengusaha agar kompetitif, karena konsumen kita itu kan tidak nasionalis," imbau Sri.


Sumber: detikfinancecom
Lihat Sumbernya
  FTA ASEAN-China Ancam Industri Kecil
 
dipopulerkan 880 hari 19 jam yang lalu | Oleh : michah
Share your post using our widget Infogue Widget
Artikel Terkait (by tag / keyword)
Finance


Foto: dok. Finance Jakarta - Penerapan Free Trade Agreement (FTA) ASEAN-China bisa berdampak signifikan memukul industri kecil dan padat karya.

Hal ini disampaikan Kep
JAKARTA--MICOM: Kelangkaan bahan alami mengancam industri jamu. Pemerintah berjanji mensinkronkan kebutuhan bahan alamiah untuk kebutuhan dalam negeri dengan ekspor.
Hanya satu website dalam satu bulan saja bisa menyebabkan kerugian Rp90 miliar.
Menurut catatan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), sejumlah perajin tenun sutra trendnya bahkan terus menurun rerata 10% dari jumlah pada tahun lalu sekitar 4 juta orang.
Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) menyatakan industri kerajinan di Indonesia siap menghadapi pasar bebas ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA).
 


0 Komentar
Sepi ya ... ayo komentar dooong!
Tulis Komentar
Silakan login menggunakan account infogueID untuk berkomentar

 





Top Article - Dunia Bisnis

374     Proyek Listrik RI Molor, PLN Salahkan China
230     Habibie: Kenaikan BBM Miskinkan Rakyat
206     Carlos Slim Jadi Orang Terkaya No.1 Dunia
154     Habibie: Esemka Cuma Mobil "Dolanan"
148     Berani Kasih DP Kredit Murah, Ini Sanksi ...

New Article - Dunia Bisnis

1     BBM Naik, Sepeda Motor Diburu Masyarakat
1     Inilah Peta Politik Rencana Kenaikan BBM
1     Emas 100 Gram Untuk 3.000 Warga Desa di Cina
1     Berlian Berbentuk Cincin Pertama di Dunia
95     Telkom Gunakan Debt Collector?