Foto: Reuters
Jakarta -
Pemerintah dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) telah melakukan penandatanganan 14 Kontrak kerja sama migas dan gas metana batubara (CBM).
Berdasarkan siaran pers Departemen ESDM yang dikutip Finance , Senin (30/11/2009), kontrak kerja sama yang ditandatangani tersebut terdiri dari Lelang Reguler Wilayah Kerja Migas Tahap II Tahun 2008/2009, sebanyak 5 KKS. lelang Penawaran Langsung Wilayah Kerja Migas Tahap I Tahun 2009, sebanyak 2 KKS, Lelang Penawaran Langsung Wilayah Kerja Gas Metana Batubara Tahun 2009 sebanyak 3 KKS.
Penawaran Langsung Wilayah Kerja GMB pada existing WK Migas sebanyak 1 KKS dan pada existing KP Batubara sebanyak 1 KKS dan Lelang Penawaran Langsung Wilayah Kerja Produksi sebanyak 1 KKS.
Untuk Lelang Reguler Wilayah Kerja Migas Tahap II Tahun 2008/2009 terdiri dari:
WK Andaman III oleh Talisman Andaman BV
WK West Glagah Kambuna oleh Konsorsium Petronas Carigali (West Glagah Kambuna) Ltd-PT Pertamina Hulu Energi West Glagah Kambuna
WK Halmahera-Kofiau oleh Black Gold Halmahera Kofiau LLC-Niko Resources (Overseas XVI) Limited
WK East Bula oleh Black Gold Halmahera Kofiau LLC-Niko Resources (Overseas XVII) Limited
WK West Papua V oleh Black Gold Halmahera Kpfiau LLC-Niko Resources (Overseas XV) Limited
Sementara untuk Kontrak Kerja Sama baru hasil lelang Penawaran Langsung Tahap I Tahun 2009 adalah sebagai berikut:
WK Blora oleh PT Sele Raya Energi
WK North Makassar Strait oleh Konsorsium Baruna Nus Energy Ltd. Niko Resources (Overseas XIV) Ltd
Kontrak Kerja Sama baru hasil Lelang Reguler Tahap I Tahun 2009 adalah sebagai berikut:
WK Sula I oleh PT Brilliance Energy
Komitmen pasti eksplorasi dari 8 (delapan) kontraktor baru tersebut untuk 3 (tiga) tahun masa eksplorasi berupa studi geologi dan geofisika sebesar US$ 12,4 Juta, survei seismik 2D sepanjang 10.500 km sebesar US$ 9,5 juta, survei seismik 3D seluas 3.100 km2 sebesar US$ 28,75 juta dan pemboran sumur eksplorasi sebanyak 6 sumur dengan nilai investasi sebesar US$ 75,5 juta, sehingga total investasi komitmen eksplorasi adalah sebesar US$ 126,2 juta. Sedangkan bonus tandatangan (Signature Bonus ) yang akan diterima langsung oleh pemerintah, sebesar US$ 23,25 juta.
Kontrak Kerja Sama hasil Lelang Penawaran Langsung Wilayah Kerja Gas Metana Batubara Tahun 2009 yaitu :
GMB Barito oleh Konsorsium PT TRans Asia Resources, PT Jindal Stainless Indonesia
GMB Rengat oleh Indon CBM Ltd
GMB Sanga-Sanga oleh Konsorsium Virginia Indonesia Co LLC-BP East Kalimantan-Lasmo Sanga-Sanga Ltd-Opic Oil Houston Inc, Virginia Inter Co LLC, Universe Gas and Oil Co Inc
Komitmen pasti eksplorasi WK GMB dari ketiga perusahaan tersebut untuk 3 (tiga) tahun pertama masa eksplorasi berupa Study G&G sebesar US$ 3,1 juta, 14 pemboran sumur eksplorasi sebesar US$ 16,5 juta dan 18 corehole sebesar US$ 6,3 juta.
Pilot Project Phase I yang terdiri dari 12 dewatering senilai US$ 18,875 dan 10 production test (convert dari sumur eksplorasi) sebesar US$ 1 juta serta 3 new production test well sebesar US$ 7,25 juta, sehingga total investasi adalah sebesar US$ 53,025 juta. Sedangkan bonus tandatangan (Signature Bonus ) yang akan diterima langsung oleh Pemerintah adalah sebesar US$ 8 juta.
Kontrak Kerja Sama hasil Penawaran Langsung Wilayah Kerja GMB pada existing WK Migas dan pada existing KP Batubara:
GMB Muara Enim oleh Konsorsium PT Pertamina Hulu energi Metana Sumatera 2, PT Trisula CBM Energy
GMB Batang Asin oleh Konosorsium BUmi Perdana Energy Ltd, Glory Wealth Pacific Ltd
Kontrak Kerja Sama baru hasil Lelang Wilayah Kerja Produksi Tahun 2009 adalah sebagai berikut:
WK Langgak oleh Konsorsium PT Sarana Pembangunan Riau- Kingswood Capital Ltd
Komitmen pasti dari 1 (satu) kontraktor tersebut untuk 2 (dua) tahun masa awal kontrak berupa well service sebesar US$ 410 ribu, pump optimization sebesar US$ 844 ribu, sehingga total investasi komitmen 2 (dua) tahun masa awal kontrak adalah sebesar US$ 1,254 juta. Sedangkan bonus tandatangan (Signature Bonus ) yang akan diterima langsung oleh pemerintah, sebesar US$ 1,005 juta
JAKARTA – Pemerintah daerah (pemda) yang ingin kebagian jatah saham pengelolaan blok migas kini mesti bersiap-siap. Hal itu terkait dengan adanya belasan kontrak migas yang segera berakhir. Ketua Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara meny
JAKARTA--MICOM: Kontrak kerja sama wilayah kerja blok migas West Madura Offshore (WMO) yang habis pada 6 Mei 2011 akhirnya diperpanjang sampai 20 tahun ke depan.
JAKARTA - Upaya pemerintah mengamankan aset-aset negara di sektor minyak dan gas (migas) sangat buruk. Sebab, hingga kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencacat ada sekitar Rp 122 triliun aset migas yang belum diinventarisasi dan belum ditertibkan pe
Foto: Reuters
Jakarta -
Pemerintah dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) telah melakukan penandatanganan 14 Kontrak kerja sama migas dan gas metana batubara (CBM).